Bekas jerawat sering menjadi masalah yang cukup mengganggu penampilan. Meskipun jerawat sudah lama hilang, cekungan atau tekstur kulit yang tidak rata dapat tetap terlihat. Banyak orang kemudian mencari perawatan yang mampu membantu memperbaiki kondisi tersebut.
Di antara berbagai pilihan treatment dermatologi, dua metode yang cukup sering direkomendasikan dokter adalah subsisi dan laser CO2. Keduanya dikenal mampu membantu memperbaiki bekas jerawat, terutama jenis bopeng atau scar yang membuat permukaan kulit tampak tidak rata.
Namun, banyak orang masih bingung menentukan pilihan. Apakah lebih bagus subsisi atau laser CO2? Jawabannya tidak selalu sama untuk setiap orang karena kondisi kulit, jenis bekas jerawat, dan tujuan perawatan bisa berbeda.
Jika masih ragu menentukan treatment yang sesuai, kamu bisa melakukan konsultasi subsisi dan laser co2 di Fabella Beauty Clinic untuk mengetahui pilihan yang paling tepat berdasarkan kondisi kulit.
Daftar Isi:
ToggleMengenal Treatment Subsisi untuk Bekas Jerawat
Subsisi merupakan prosedur dermatologi yang digunakan untuk mengatasi bekas jerawat berbentuk cekungan. Metode ini bekerja dengan cara melepaskan jaringan parut yang berada di bawah permukaan kulit.
Pada bekas jerawat tertentu, jaringan parut menarik kulit ke bawah sehingga terbentuk cekungan. Subsisi membantu memutus jaringan tersebut sehingga kulit dapat kembali terangkat secara bertahap.
Cara Kerja Subsisi
Prosedur subsisi biasanya dilakukan oleh dokter dengan menggunakan jarum khusus yang dimasukkan ke bawah lapisan kulit. Jarum tersebut digerakkan untuk memutus jaringan parut yang menyebabkan kulit tertarik ke bawah.
Setelah jaringan tersebut dilepaskan, tubuh akan merespons dengan membentuk jaringan baru dan meningkatkan produksi kolagen di area tersebut. Proses inilah yang membantu memperbaiki tekstur kulit secara perlahan. Biasanya prosedur ini dilakukan dengan anestesi lokal agar pasien merasa lebih nyaman selama treatment berlangsung.
Jenis Bekas Jerawat yang Cocok untuk Subsisi
Subsisi sering direkomendasikan untuk jenis bekas jerawat tertentu, terutama:
- Rolling scar (bekas jerawat bergelombang)
- Bekas jerawat dengan cekungan yang lebar
- Scar yang terlihat seperti tertarik ke bawah
Jenis scar tersebut biasanya memiliki jaringan parut di bawah kulit sehingga perlu dilepaskan terlebih dahulu sebelum kulit dapat membaik.
Manfaat Subsisi
Beberapa manfaat yang sering menjadi alasan memilih subsisi antara lain:
- Membantu mengangkat cekungan bekas jerawat
- Meningkatkan produksi kolagen di area scar
- Memperbaiki tekstur kulit secara bertahap
- Dapat dikombinasikan dengan treatment lain
Banyak dokter juga mengkombinasikan subsisi dengan prosedur lain seperti filler, microneedling, atau laser untuk hasil yang lebih optimal.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Subsisi
Setelah menjalani subsisi, biasanya akan muncul memar ringan atau bengkak pada area treatment. Kondisi ini umumnya akan membaik dalam beberapa hari.
Dokter juga biasanya memberikan panduan perawatan kulit setelah prosedur, seperti menghindari paparan sinar matahari berlebihan dan menggunakan skincare yang direkomendasikan.
Mengenal Laser CO2 untuk Bekas Jerawat
Laser CO2 merupakan salah satu teknologi laser yang cukup populer dalam dunia dermatologi. Treatment ini bekerja dengan cara merangsang regenerasi kulit serta meningkatkan produksi kolagen.
Laser CO2 sering digunakan untuk membantu memperbaiki berbagai masalah kulit, termasuk bekas jerawat, tekstur kulit tidak rata, dan garis halus.
Cara Kerja Laser CO2
Laser CO2 bekerja dengan menembakkan energi laser ke lapisan kulit secara terkontrol. Energi tersebut akan membuat mikro-luka pada kulit yang memicu proses penyembuhan alami.
Saat proses penyembuhan berlangsung, tubuh akan memproduksi kolagen baru. Kolagen ini membantu memperbaiki tekstur kulit serta membuat permukaan kulit terlihat lebih halus.
Teknologi laser CO2 modern biasanya menggunakan metode fractional, sehingga hanya sebagian kecil area kulit yang terkena laser dalam satu waktu. Hal ini membantu mempercepat proses pemulihan.
Jenis Bekas Jerawat yang Cocok untuk Laser CO2
Laser CO2 sering digunakan untuk berbagai jenis bekas jerawat, terutama:
- Boxcar scar
- Bekas jerawat dengan tekstur tidak rata
- Scar dangkal hingga sedang
- Bekas jerawat yang menyebar di banyak area wajah
Laser juga dapat membantu memperbaiki tampilan pori-pori serta membuat kulit terlihat lebih halus.
Manfaat Laser CO2
Beberapa manfaat laser CO2 yang sering menjadi pertimbangan antara lain:
- Membantu meratakan tekstur kulit
- Merangsang pembentukan kolagen baru
- Membuat kulit terlihat lebih halus
- Membantu memperbaiki tampilan bekas jerawat
Selain itu, laser CO2 juga dapat memberikan efek peremajaan kulit karena membantu memperbaiki lapisan kulit yang rusak.
Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Laser CO2
Setelah treatment laser CO2, kulit biasanya akan mengalami kemerahan selama beberapa hari. Pada beberapa kasus juga bisa muncul sensasi hangat atau kulit terasa kering. Dokter biasanya menyarankan penggunaan pelembap khusus serta sunscreen untuk melindungi kulit selama masa pemulihan.
Perbedaan Subsisi dan Laser CO2
Meskipun sama-sama digunakan untuk memperbaiki bekas jerawat, subsisi dan laser CO2 memiliki cara kerja yang berbeda. Berikut beberapa perbedaan utama antara keduanya.
Cara Kerja
Subsisi bekerja dengan memutus jaringan parut di bawah kulit, sedangkan laser CO2 bekerja dengan merangsang regenerasi kulit dan produksi kolagen melalui energi laser.
Target Bekas Jerawat
Subsisi biasanya digunakan untuk scar yang tertarik ke bawah seperti rolling scar. Laser CO2 lebih sering digunakan untuk memperbaiki tekstur kulit secara umum.
Area Perawatan
Subsisi biasanya fokus pada area scar tertentu. Laser CO2 dapat digunakan pada area wajah yang lebih luas.
Hasil Treatment
Subsisi membantu mengangkat cekungan bekas jerawat. Laser CO2 membantu memperhalus tekstur kulit serta memperbaiki tampilan scar. Karena perbedaan tersebut, banyak dokter yang justru mengkombinasikan kedua treatment ini agar hasilnya lebih maksimal.
Apakah Subsisi Lebih Bagus dari Laser CO2?
Tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan ini. Pilihan treatment biasanya ditentukan berdasarkan beberapa faktor, seperti:
- Jenis bekas jerawat
- Kedalaman scar
- Kondisi kulit secara keseluruhan
- Riwayat treatment sebelumnya
Pada beberapa kasus, dokter dapat menyarankan subsisi terlebih dahulu untuk melepaskan jaringan parut, kemudian dilanjutkan dengan laser CO2 untuk memperbaiki tekstur kulit. Kombinasi tersebut sering digunakan karena setiap treatment memiliki fungsi yang berbeda.
Masih Bingung Pilih Subsisi atau Laser CO2?
Bekas jerawat memiliki berbagai bentuk dan kedalaman. Oleh karena itu, pemeriksaan langsung oleh dokter sangat penting sebelum menentukan jenis treatment. Dokter biasanya akan mengevaluasi kondisi kulit, jenis scar, serta riwayat perawatan sebelumnya sebelum memberikan rekomendasi treatment.
Dengan konsultasi yang tepat, kamu bisa mengetahui prosedur mana yang lebih sesuai dengan kondisi kulit. Jika masih ragu menentukan pilihan antara subsisi atau laser CO2, bisa minta rekomendasi subsisi vs laser co2 di Fabella Beauty Clinic untuk mendapatkan saran treatment yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu.
