Artikel

Cara Mengatasi Purging dengan Aman dan Tepat

cara mengatasi purging

Purging sering kali membuat kamu bingung. Wajah tiba-tiba muncul jerawat, padahal baru pakai skincare baru. Sebenarnya, purging adalah bagian alami dari proses adaptasi kulit terhadap bahan aktif tertentu. 

Namun, kamu tetap perlu tahu cara mengatasi purging agar kondisi kulit tidak makin parah. Jika gejalanya tak membaik dalam beberapa minggu, sebaiknya konsultasikan langsung ke klinik Fabella Beauty Clinic Depok, tempat perawatan kulit dengan pendekatan medis yang aman.

Purging berbeda dengan breakout biasa. Dalam fase ini, sel-sel kulit beregenerasi lebih cepat karena dipicu oleh bahan aktif seperti retinol, AHA, atau BHA. Jerawat yang sudah “terpendam” muncul ke permukaan. Kamu hanya perlu mengenali tanda-tanda purging dan tahu bagaimana menanganinya dengan benar.

Mengatasi Purging Secara Alami

1. Jaga Kebersihan

Kebersihan wajah menjadi langkah pertama dalam cara mengatasi purging. Gunakan pembersih wajah lembut yang tidak membuat kulit terasa kering. Hindari sabun wajah dengan kandungan alkohol tinggi karena dapat memperparah kemerahan. Cukup cuci wajah dua kali sehari untuk menjaga kelembapan alami kulit.

Selain itu, pastikan tangan selalu bersih sebelum menyentuh wajah. Bantal dan handuk sebaiknya rutin diganti agar tidak menjadi sarang bakteri yang bisa memperburuk jerawat akibat purging.

2. Hidrasi Kulit

Kulit yang dehidrasi bisa memperburuk iritasi. Hidrasi membantu memperkuat lapisan pelindung kulit dan menenangkan kemerahan. Pilih pelembap dengan tekstur ringan, seperti gel atau lotion berbasis air. Hindari produk yang mengandung fragrance atau alkohol, karena dapat memicu perih pada area yang sedang sensitif.

Baca juga:  Kolagen Untuk Kulit Sehat: Cara Meningkatkan dan Manfaatnya!

Kamu juga bisa menyemprotkan face mist dengan kandungan hyaluronic acid untuk meningkatkan kelembapan sepanjang hari. Ini membantu proses pemulihan kulit tanpa menutup pori.

3. Jangan Eksfoliasi Berlebihan

Eksfoliasi bisa menyingkirkan sel kulit mati, tapi saat purging, kulit sangat rapuh. Atur frekuensi eksfoliasi agar tidak lebih dari satu atau dua kali seminggu. Jika kulit tampak kering, hentikan sementara produk eksfoliasi yang mengandung asam kuat seperti AHA atau PHA. Penggunaan bahan-bahan itu sebaiknya dilanjutkan hanya saat kondisi kulit sudah pulih.

Perhatikan juga durasi purging normal yang biasanya berlangsung empat hingga enam minggu. Jika lebih lama, bisa jadi bukan purging tapi tanda alergi atau iritasi.

4. Jangan Memencet Jerawat

Memencet jerawat membuat lapisan kulit rusak dan berisiko menimbulkan bekas permanen. Biarkan jerawat sembuh alami. Jika terasa nyeri, kompres area tersebut dengan es batu dibungkus kain bersih selama beberapa menit. Cara sederhana ini bisa meredakan peradangan dan membantu menurunkan pembengkakan.

5. Masker Wajah yang Tepat

Masker wajah bisa menenangkan kulit selama purging jika digunakan dengan benar. Pilih masker berbahan alami seperti aloe vera, chamomile, atau oatmeal. Hindari masker peel-off karena bisa menimbulkan iritasi. Cukup gunakan dua kali seminggu untuk memberikan efek relaksasi pada kulit.

Masker clay juga bisa digunakan untuk menyerap minyak berlebih. Namun, pastikan tidak digunakan berlebihan karena dapat membuat kulit terasa kering.

6. Gunakan Sunscreen

Paparan sinar UV dapat memperburuk kondisi kulit purging. Gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 agar kulit terlindungi. Pilih formula non-komedogenik agar tidak menyumbat pori. Aplikasikan setiap pagi dan ulangi setiap dua jam jika kamu beraktivitas di luar ruangan. Ini membantu mencegah munculnya flek baru akibat peradangan.

Baca juga:  Treatment Wajah Hasil Instan di Fabella Beauty Clinic

Mengatasi Purging Melalui Klinik Kecantikan

Tidak semua orang bisa melewati masa purging hanya dengan perawatan rumahan. Bila kulit terasa perih, gatal, atau jerawat makin meradang, sebaiknya cari bantuan profesional. Klinik seperti Fabella Beauty Clinic menawarkan berbagai perawatan yang aman untuk membantu proses pemulihan kulit tanpa memperparah kondisi.

1. Facial Detoks

Facial detoks membantu membersihkan pori dari sisa sel kulit mati dan minyak berlebih. Prosedur ini menggunakan bahan lembut yang menenangkan, cocok untuk kulit yang sedang purging. Selain membersihkan, facial detoks juga mempercepat regenerasi kulit agar tampak lebih halus dan segar.

Selama proses facial, terapis akan menghindari tindakan ekstraksi keras. Fokus utamanya hanya pada hidrasi dan perbaikan skin barrier. Kamu akan merasakan kulit lebih tenang dan lembut setelah perawatan.

2. Chemical Peeling

Chemical peeling dengan dosis ringan dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang membuat wajah kusam. Namun, pilihlah peeling yang diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Di Fabella, peeling dilakukan dengan pengawasan dokter, memastikan bahan aktif bekerja terkontrol tanpa menimbulkan iritasi berlebih.

Perawatan ini membantu wajah terlihat lebih cerah setelah masa purging berakhir. Hasilnya, tekstur kulit menjadi lebih rata dan permukaan wajah tampak sehat.

3. Terapi Laser atau IPL

Terapi laser atau IPL cocok untuk kamu yang mengalami bekas jerawat atau kemerahan pasca purging. Teknologi cahaya ini menargetkan area bermasalah tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. Dengan stimulasi kolagen alami, kulit akan tampak lebih kencang dan warna kulit lebih merata.

Treatment ini dilakukan secara bertahap dengan jeda waktu tertentu sesuai kondisi kulit. Hasil optimal terlihat setelah beberapa sesi, tergantung respon kulit terhadap terapi.

Baca juga:  Klinik Contouring Terdekat: Promo Terbatas! Tirus Sekarang!

4. Microneedling

Microneedling membantu memperbaiki bekas jerawat yang timbul setelah purging. Microneedle akan menstimulasi produksi kolagen alami dan mempercepat peremajaan kulit. Prosedur ini dilakukan secara hati-hati dengan alat steril untuk mencegah infeksi.

Microneedling juga meningkatkan penyerapan skincare sehingga bahan aktif dapat bekerja lebih efektif. Kulit menjadi lebih halus, lembut, dan tampak sehat setelah proses pemulihan.

Kapan Harus ke Dokter?

Purging normal biasanya mereda antara empat hingga enam minggu. Tapi jika jerawat makin menyebar, gatal, atau muncul ruam merah, segera hentikan produk baru dan konsultasikan ke dokter kulit. Ini bisa jadi tanda iritasi atau alergi, bukan purging. Keputusan tepat waktu mencegah kondisi kulit semakin parah.

Melalui pemeriksaan di klinik, dokter akan menilai apakah kulitmu masih dalam fase adaptasi atau sudah menunjukkan reaksi berbahaya. Dari hasil itu, bisa ditentukan perawatan atau kombinasi skincare yang lebih sesuai tanpa menimbulkan efek samping.

Kembalikan Kesehatan Kulit Tanpa Khawatir Purging

Purging memang proses alami, tapi perlu dikelola dengan sabar dan cermat. Pahami tanda-tandanya, atur penggunaan produk, dan hindari kebiasaan yang bisa memperparah kondisi kulit. Jika butuh bantuan profesional, perawatan di Fabella Beauty Clinic siap mendampingi kamu menenangkan kulit hingga kembali seimbang.

Setiap kulit punya cerita, begitu pula proses penyembuhannya. Jangan terburu-buru mengganti produk atau mencoba terlalu banyak perawatan sekaligus. Dengan langkah yang tepat dan panduan dari dokter ahli, kamu bisa melewati fase purging dengan aman dan hasil akhirnya, kulit yang sehat, halus, dan cerah.

Kategori :

Artikel
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contact Us

Selamat datang di Layanan Konsultasi Online Fabella, kami siap memberikan pelayanan:

  • Konsultasi kulit gratis dengan Dokter / Tim Customer Care
  • Konsultasi Treatment/ perawatan
  • Reservasi online
  • Dll